Jumat, 01 Februari 2013

Tujuan Beternak Burung Kenari

Sebagian besar hobis kicauan menganggap ternak kenari itu sangat mudah hanya segelintir orang yang merasakan betapa sulitnya beternak kenari . Itulah sebabnya kenapa saya menggeluti beternak kenari, seperti kita ketahui burung kenari hidup berdampingan  dengan manusia sudah lebih 1 abad  lamanya, burung kenari sudah terbiasa hidup di lingkungan manusia. Burung kenari bisa hidup dalam berbagai kondisi, pada saat beternak tidak perlu pengkondisian lingkungan ternak, tidak membutuhkan kandang ternak besar, tidak direpotkan oleh jenis makanannya dll.

Tren burung kenari

Trend Burung Kenari

“Om kenari yang bakal ngetren tahun depan jenis apa ?, apakah YS masih bagus tren-nya ….”  Demikian bunyi salah satu pertanyaan yang masuk ke email saya. Terus terang sejak saya pindah ke Palembang, sering ketinggalan informasi mengenai perkembangan burung kenari. Selain jauh dari pusat keramain perkenarian, kesibukan pekerjaan cukup membelenggu saya dalam beraktifitas menyelami dunia burung kenari. Bagi saya pribadi memelihara burung kenari tidak mengikuti tren, factor utama saya dalam menentukan memelihara burung kenari adalah saya senang terhadap burung yang akan dipelihara. Bagi orang lain mungkin burung yang saya pelihara tidak menarik karena sudah tidak booming dikalangan kenarimania.

burung Ri

Pertama kali yang saya lakukan ketika datang ke Palembang adalah jalan-jalan ke pasar burung ceritanya mau memantau perkembangan burung kenari di Palembang istilah kerennya Survey Lapangan . Dari hasil keliling-keliling pasar burung membuat tekad saya untuk mengembangkan burung kenari mengkeret (ciut). Perkembangan burung kenari di Palembang tidak seramai di Jakarta, burung kenari kalah pamor oleh Murai Batu maupun Kacer. “Wah habis sudah cita-cita gw ingin menjadi peternak burung kenari di Palembang”…. ungkapan saya dalam hati ketika melihat kondisi perkenarian di Palembang.
Sampai suatu ketika saya mampir ke kantornya om Fediyan, di ruangan yang sejuk kami ngobrol banyak mengenai hobi kenari. Sejak menjadi manager operasional wilayah beliau sangat sibuk sehingga burung kenari kurang terawat, bahkan beberapa pasang indukan kenari beliau titipkan ditemennya. Pembicaraan terasa mengalir begitu saja sampai diambil keputusan kami akan ternak bersama ditempat koleganya om Fediyan. Saya senang dengan kecepatan om Fediyan dalam mengambil keputusan kadang-kadang dari celetukan-celetukan yang tanpa pemikiran mendalam bisa langsung action dan hasilnya sungguh diluar dugaan :) …. Upsss kenapa malah bahas om Fediyan …:)

burung kenari RI

Saya coba melanjutkan pembahasan mengenai pemeliharaan kaki burung kenari, pada tulisan yang lalu saya membahas mengenai pemeliharaan sisik kaki burung kenari. Untuk saat ini saya akan sharing mengenai pemeliharaan kuku burung kenari. Dengan semakin bertambahnya umur burung kenari selain sisik kaki yang menebal kuku juga ikut bertambah panjang. Kuku yang panjang selain mengurangi ke indahan penampilan juga membuat burung kenari kerepotan karena daya cengkramnya berkurang, dan jika terbang ke ruji sangkar kadang-kadang kuku menyangkut.

burung kenari satu

Yah si abang kayanya sakit tuch, makannya kurang dan badannya panas “
“Bang emam yach ?, Bunda buatin ayam goreng kesukaan Abang “