Sabtu, 11 Mei 2013

Penyebab Telur Burung Kenari Gagal Menetas


Penyebab Telur Burung Kenari Gagal Menetas

Penyebab Telur Burung Kenari Gagal Menetas - Buka Mata. Berikut ada beberapa yg terkait dgn kegagalan menetas telur burung kenari:
  • Proses kawin: untuk mengetahui salah satu penyebab gagalnya telur kenariuntuk menetas adalah dari proses kawinnya. Secara alami burungkenaribetina dpt mengeluarkan telur walau tdk ada proses kawin atau pembuahan dari induk jantan, jadi jika ingin mendapatkan bibit dari telurnya maka dibutuhkan proses kawin.
  • Hormon: saat proses kawin terjadi secara baik namun telur kenari gagal menetassetlah masa pengeraman 14 hari atau telur terlihat kosong setlah di cek pd usia pengeraman lebih dari 5 hari maka salah satu kemungkinannya adalah kurang matang/siapnya hormon indukannya. Jika selama ini beberapa penghobiis hanya mengacu kepd faktor jantan saja yg berperan terhadap hasil pembuahan sel telur dlm tubuh betina maka ternyata faktor betina juga berperan dlm menghasilkan keturunan. Dlm hal ini perlu diingat bahwa kondisi birahi pd burung kenari tdk dpt disamakan atau menjadi patokan bahwa burung tersebut juga mempunyai hormon yg baik & subur.
  • Suhu: sering dijumpai bahwa bibit/piyik kenari yg sudah terbentuk di dlm telur tdk dpt menetas setlah masa 14 hari pengeraman. Salah satu penyebabnya adalah karena suhu yg terlalu panas & terlalu dingin. Jika telur yg sedang dierami oleh indukannya mendpt intensitas sinar matahari langsung dlm waktu yg lama maka biasanya kondisitelur akan mengalami dehidrasi. Begitu pula sebaliknya jika suhu terlalu dingin & telurkurang mendapatkan kehangatan yg baik maka biasanya proses pembentukan bibit tdk akan berlangsung dgn baik.
  • Psikologi: kondisi stress pd indukan yg mengeram telur juga turut memicu keberhasilan telur tersebut menetas. Saat indukan stress maka dia akan mempunyai kecenderungan untuk meninggalkan sarang pengeraman (tdk mengeram) & dpt berperilaku yg tdk wajar, misalnya perilaku hiperaktif karena over birahi, terdpt kutu di sarang pengeraman atau kondisi tempat ternak yg kurang kondusif.
  •  
  • Penyakit: sudah sewajarnya jika burung kenari yg sedang terinfeksi penyakit akan mengalami penurunan stamina & nafsu makan. Selain itu burung kenari yg terkena penyakit saat mengeram dlm beberapa kasus akan malas mengerami telur-telurnyawalau dlm beberapa kasus indukan yg terkena penyakit jika tak tertangani secara baik dpt mati dgn kondisi mengerami telur-telurnya. Hal lainnya adalah jika penyakit tersebut menyerang burung kenari indukan sebelum proses kawin maka biasanya akan berhubungan dgn daya tetas telur yg tdk bisa maksimal, begitu pula jika penyakit hinggap pd burung kenari indukan setlah proses kawin.
  • Kondisi/stamina: kondisi burung yg terlalu capek akibat terlalu terforsir untuk kawin atau kontes bisa jadi malah menimbulkan masalah baru, beberapa hal ditengarai terjadinya egg binding dpt dipicu karena kondisi induk betina yg terlalu letih untuk mengeluarkan telur-telur dari rahimnya. Sedangkan pd indukan jantan stamina yg terkuras & tdk fit juga turut mempengaruhi kualitas sperma.

Kebutuhan akan vitamin, mineral & zat-zat yg dibutuhkan oleh burung kenari melalui pakan, suplemen, penjemuran & kebersihan harus terpenuhi secara baik sebelum masa produktif itu tiba.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar