Jumat, 01 Februari 2013

Sistem Ternak Kenari

Sistem Ternak Kenari

“Om sebaiknya bagaimana kalau kenari betinanya sudah mengeram apakah jantannya dipisah atau tetap satukan” Saya sering sekali mendapatkan pertanyaan seperti diatas …. Mudah-mudahan tulisan ini bisa berguna bagi rekan-rekan yang sedang mulai beternak kenari.
Dalam beternak kenari ada 2 sistem penjodohan yaitu monogami dan poligami, monogami adalah proses penjodohan dengan system berpasangan dimana 1 jantan dan 1 betina disatukan dalam 1 kandang ternak, pasangan ini terus disatukan sampai salah satu diantara pasangan tersebut ada yang mabung atau sakit baru dipisah. Sistem poligami yaitu 1 jantan di jodohkan dengan beberapa betina cara kawin poligami bermacam-macam ada yang jantan dan betinanya disatukan sampai si betina mengeram pada saat betinanya mengeram jantannya dipisahkan dan dijodohkan dengan betina lain yang sudah siap ternak. Ada yang jantan dimasukkan ke kandang ternak ketika jantannya terlihat mengawini betinanya si jantan dipisah. Ada juga yang si jantan dimasukkan ke kandang ternak pagi hari kemudian sore harinya dipisah, ada bermacam cara untuk mengawinkan system poligami.


Kedua system (poligami maupun monogami) mempunyai keuntungan dan kerugiannya, keuntungan monogami yaitu indukan tidak diporsir, anaknya relative lebih baik karena dipelihara oleh kedua indukannya dll. Kerugiannya kurang ekonomis karena membutuhkan berpasang-pasang indukan, membutuhkan pakan dan sarana penunjang yang lebih banyak dll. Keuntungan sistem poligami lebih ekonomis 1 jantan bisa dijodohkan dengan beberapa betina, jika perawatannya betul kesehatan kenari jantan relative lebih baik karena kenari jantan tidak selamanya didalam kandang ternak setelah mengawini betinanya si jantan dipisah. Kerugian jika penangannya salah stamina jantan terporsir karena dijodohkan dengan beberapa betina, jika diporsir stamina jantan akan drop. Masih ada keuntungan dan kerugian lainnya, dalam hal ini rekan-rekan bisa menjabarkan sendiri …
Semua cara diatas dilakukan setelah si peternak mengetahui dari karakter kedua indukan, karakter kenari jantan bermacam-macam ada yang ketika dimasukkan kandang ternak langsung mengejar betinanya untuk kawin, ada jantan yang adem-ayem ketika dimasukkan ke kandang ternak cuek bebek, ada juga jantan yang kurang ajar ketika dimasukkan ke kandang ternak malah berantem dengan betinanya. Demikian juga dengan karakter kenari betina ada beberapa indukan betina ketika jantannya dipisah keluar sarang dan tidak mau mengeram, ada betina yang sedang mengeram ketika mendengar jantan berkicau keluar dari sarang.
Untuk menanggulangi semua kasus diatas kita sebagai peternak harus mendalami karakter indukan kenari yang akan diternak, dengan mengetahui karakter setiap induvidu maka penanganan setiap indukan berbeda… Penangan yang terbaik adalah menyesuaikan karakter indukannya, jika ada betina ketika dipisah dengan jantannya keluar sarang dan tidak mau mengeram berarti induk betina ini tidak bisa di poligami…. Untuk jantan yang terlihat adem ayem kalau ingin dipoligami dipisah ketika induk betinanya sudah mengeram dan penangan yang lainnya…
Demikian dulu sharingnya semoga ditahun yang baru ini ternak kenari kita bisa berkembang, kualitas indukan bisa ditingkatkan dan yang utama mari kita rubah pola hidup kita kearah yang lebih baik. Burung kenari bisa menjadi saran untuk kita berkarya, mari buktikan bahwa kita mampu berkarya… jangan hanya kalau dan kalau…..hehe……

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar